Container Icon

Seberapa Pantas

SEBERAPA PANTAS.......
Inspired by SEBERAPA PANTAS (SO7)


Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk selalu ku nantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan saat kita jauh



Masih terekam dalam ingatanku. Hari itu. Hari dimana sorak sorai kelulusan bergema dimana-mana. Ya, kita, aku dan kamu, telah resmi melepas seragam putih abu-abu. Rasa haru bercampur sedih terekam jelas dalam sanubariku. Ah... inikah yang dinamakan perpisahan.
Aku melihatmu. Tersenyum senang, bersambut gelak tawa dengan kawan-kawanmu. Wajahmu terlihat cerah, senyummu, ah... hari itu terasa terakhir kali aku melihatnya. Dalam diam aku bertanya, apakah masih bisa aku melihat senyummu. Sedang aku tahu, mulai hari itu. Jalan kita sudah berjauhan.

Seberapa hebatkah kau untukku banggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau menyakinkan ku disaat aku bimbang



Berbagai kenangan itu berlarian di anganku. Bagai potret, bergantian hadir di pikiranku. Hebatkah dirimu selama ini. Mampu berteman dengan sosok angkuhku. Tangguh kah dirimu, mampu bersahabat dengan egoisku. Kamu..kamu yang hadir dalam sisi gelapku. Membawa cahayamu, mencintai setiap sisi gelapku dengan cahayamu. Kata-katamu mampu meruntuhkan kebimbanganku.Dan kepada angin, diam-diam ku bisikkan tanya. Benarkah sosokmu yang kubutuhkan.....

Celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kau lah yang benar-benar memahamiku
Kau pergi dan hilang kemanapun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untukku banggakan
Hanya kau sanggup aku andalkan
Diantara perih aku selalu menantimu



Sampai hari ini pun. Aku tak pernah menemukan jawaban dari pertanyaanku itu. Hatiku terus bertanya-tanya. Dan semakin aku ingin menemukan jawaban atas pertanyaanku ini. Aku menyadari, sosokmu lah yang berarti. Yah, kamu mungkin bukan sosok kapten tim basket yang menjadi idola. Bukan juga ketua osis yang mempunyai wibawa. Bahkan kamu juga bukan sosok yang luar biasa. Yang biasa bergelut dengan kompetisi ataupun olimpiade.
Kamu adalah kamu. Sosok laki-laki bermata teduh dengan sejuta idealisme yang mengikat. Sosok yang aku sadari, mengisi hari-hariku di masa putih abu-abu. Bahkan sampai sekarang. Sekarang pun aku masih menanti dirimu. Dirimu yang dalam diam, aku sembunyikan dalam doaku.

Mungkin kini kau telah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku selalu menunggumu disini
Bila saja kau berubah pikiran


Bodohkah aku jika aku tetap menunggumu. Meski sejak hari itu, hari dimana kita terlepas dari seragam putih abu-abu. Sosokmu pun menjadi abu-abu bagiku. Menghilang tanpa jejak. Lupakah kamu dengan semua kenangan kita. Entahlah, karena atas semua keraguan ini. Hanya dirimu yang mampu menjawab. Sedang aku. Aku disini, hanya bisa menunggumu. Berharap ada sedikit pikirmu untuk kembali padaku. Meski dalam hati, aku masih bertanya, pantaskah dirimu untuk ku tunggu......

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hero Of My LIFE

"Sebenarnya cerpen ini udah dibuat dari tajun lalu. tepatnya 10 November 2013. yups, inspirasinya dari hari pahlawan. tentang pahlawan dalam hidup kita. siapa yang pantas kita kasig gelar PAHLAWAN..." Gadis itu tertunduk. Diam mematung di sudut sekolah. Pahlawan. Kata itu terus tergiang dalam kepalanya. Ah…membosankan. Kenapa gurunya selalu memberikan tugas yang membosankan. Mengarang dengan tema pahlawan dalam hidupmu. Apa-apaan ini. Mentang-mentang hari ini 10 November, hampir semua hal berkaitan dengan pahlawan. “Lita…” gadis itu tersentak. Sosok pemuda dengan lesung pipit memanggilnya. “Bayu,”. Gadis yang bernama Lita itu tersenyum melihat kedatangan Bayu, pemuda itu. “kamu melamun?” tanya bayu, begitu dia berada disamping Lita. “kelihatan banget ya?” tanya Lita dengan muka lesu. Bayu tertawa. “aku terlalu mengenalmu Lit, 10 tahun kita bersama sejak sekolah dasar, apa itu kurang?” Lita tersenyum, menyetujui jawaban bayu. Tetapi sesaat kemudian wajahnya terlihat lesu. “ada apa Lit? muka jangan ditekuk terus, ntar kisut, cepet tua,” ledek Bayu. Lisa menghela napas. Menatap Bayu dengan tatapan serius. “Makna kata pahlawan itu apa sih Bay?” “Pahlawan. Orang yang berjasa bagi orang lain,” jawab bayu singkat. “apakah semua orang yang berjasa di hidup kita itu bisa disebut pahlawan Bay?” “Ehmmm….nggak juga. Ya bergantung darimana kita memandangnya. Yang jelas bagi aku pahlawan itu, orang yang berjasa bagi kita tanpa mengharapkan pamrih.” “siapa pahlawan dalam hidup kamu Bay?” “ya jelas orang tua ku dong yang utama.” “alasan kamu apa Bay?” “sederhana saja. Mereka sosok yang sempurna buatku.” “Sempurna. Bagaimana kalau sosok yang sempurna itu berubah jadi tidak sempurna Bay?” Bayu menghela napas sejenak. Menatap gadis disebelahnya. “seperti kataku tadi Lit. bergantung pada cara kita memandangnya. Sempurna itu relative Lit. kamu kenapa sih kok aneh banget? Tanya hal-hal nggak jelas kayak gini?” “Nggak kok Bay. Aku tadi ada tugas mengarang. Temanya pahlawan dalam hidup kita. Dan semua teman yang aku tanya siapa pahlawan mereka. Pasti mereka menjawab, orangtua. Aku hanya berpikir Bay.. orangtua mereka sempurna. Bagaimana dengan aku Bay, orangtuaku bercerai. Apakah mereka masih bisa aku sebut pahlawan, kalau nyatanya, orang yang seharusnya melindungiku malah menghujamkan luka dalam hidupku?”. Suara lita terdengar serak menahan tangis. “kamu menginginkan mereka jadi pahlwan dalam hidupmu Lit?” “Apakah hal itu harus aku ungkapkan Bay. Seharusnya mereka mengerti kan? Tetapi mengapa mereka malah membuat luka di hati aku Bay. Aku ingat dengan jelas Bay, disaat anak-anak lain merayakan kelulusan mereka dari SMP, aku malah dihadapkan dengan kenyataan orangtuaku bercerai. Apa mereka masih bisa menjadi pahlawan buat aku Bay? Sedangkan luka itu udah terlalu dalam.” “Lita.. dengerin aku….” Bayu memegang pundak Lita. Menatap tajam kearah gadis itu. “Nggak ada manusia yang sempurna Lita. Aku, orangtua kamu, bahkan kamu sendiri. Kita semua masih banyak kekurangan. Sekarang coba kamu cermati, pahlawan nasional seperti Soekarno saja. Meski jasanya besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Beliau masih saja kerap dihujat. Beliau juga pernah melakukan kesalahan. Kita semua manusia biasa Lita, orangtua kamu juga.” Lita terdiam. Mencoba mencerna kata-kata Bayu. “Lita, pikirkan sekali lagi. Meski orangtua kamu bercerai. Mereka tetap bisa menjadi pahlawan buat kamu. Ibu kamu, dari perjuangannya mengandung kamu. Kamu ada sekarang, kamu sehat, tubuh kamu sempurna. Nah, Ayah kamu, siapa yang bekerja keras untuk kebutuhan kamu, ayah kamu kan? Apakah sekalipun mereka meminta pamrih. Nggak kan Lit? mereka memang bercerai Lit. tetapi kamu harus bersyukur, karena mereka hidup kamu sebaik ini sekarang. Kamu bisa sekolah, kebutuhan kamu terpenuhi. Masih banyak orang yang berada di bawah kamu Lita.” “Tapi Bay….” “Tapi apalagi Lita. Lihatlah hal baik yang terjadi Lita. Masih banyak orang-orang yang sayang sama kamu. Tulus tanpa pamrih. Mereka itu yang akan jadi pahlawan di hidupmu nantinya. Menopangmu ketika kamu jatuh. Membantu kamu hingga kamu bangkit lagi. Iya kan Lit?” “ehm..iya,”. “jadi nggak sedih lagi kan? Selalu ada hal bisa kita pelajari dalam setiap peristiwa,” kata Bayu bijak. “Iya,”. “Oh iya Lit. ada satu hal lagi?” “apa?” “jangan lupa ya nanti cantumin namaku sebagai pahlawan dalam hidupmu di tugas kamu. Sebagai sahabat terganteng, terpintar dan terbaik,” kata Bayu sambil tersenyum jahil. Lita terhenyak. “hah apa???” “bukan apa. Tapi nanti namaku cantumin di tugasmu. Bayu Dirgantara, sahabat terbaik Jelita Ayu,” kata Bayu. “Ogah…” kata Lita kemudian dia tertawa. “Nah gitu donk ketawa, kan enak dilihatnya. Tambah cantik… “ puji Bayu. “Yee…gombal,” kata Lita sambil memukul bahu Bayu. “udah lah. Yang penting namaku cantumin,” “Nggak mau,” kata Lita sambil berjalan meninggalkan Bayu. “loh…loh… Lit mau kemana?” tanya Bayu heran. “ada deh, “ jawab Lita tanpa menoleh kearah Bayu. Nggak usah kamu minta Bay, kamu itu pahlawan di hidupku. Sejak dulu, sejak aku mengenalmu, bathin Lita ceria.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

fiksimini 1 - Selingkuh

SELINGKUH “Awas aja kalau kamu berani selingkuh, kita putus” sungutku. Aku kesal, aku tidak suka dengan sikap Ratih, pacarku ,yang terlalu dekat dengan teman-teman lelakinya. Ratih hanya tersenyum tipis dan berkata, “emang kamu bisa kehilangan aku?”. Aku terhenyak. Sial. Ratih benar, aku tidak bisa kehilangan dia. Gadis yang telah menjadi duniaku. Aku hanya terdiam. Wajahku pias, tak tahu harus menjawab apa. “hahahaha… Gotcha”. Ratih tertawa. Ratih mengangkat wajahku dengan kedua tangannya. Memaksaku untuk melihat lurus kearahnya. “Tenang, kamu hanya perlu percaya sama aku. Lagian mana mungkin aku menyia-siakan orang yang sanggup memberikan dunia tanpa aku minta. Kamu tuh ya kalau lagi cemburu bikin gemes….” Ujar Ratih seraya mencubit pipiku. “auch…udah lepasin,” kataku sambil berusaha melepaskan tangannya dari mukaku. Dasar Ratih, walaupun seringkali membuatku kesal, dia tetap menjadi duniaku, duniaku yang penuh tawa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ReBORN

Hiii...I'm Back.. setelah hibernasi selama kurang lebih 2 tahun... akhirnya blog ini ku buka juga #lebayyyy (bilang aja males) hahahhaha... InsyaAllah setelah ini. blog ini kuramaikan dengan Nada nada dari jemari tangan...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

pinjam hatimu sebentar

lihat..lihat aku
dengar...dengar aku..
rasa...rasa hatiku
luluh lebur jadi satu

lembar demi lembar kisah kita
terbakar oleh nyala sang ego
menyala...menghitamkan semua jejak
jejak yang selama ini kita langkahkan

mati...mati sudah hati ini
lenyap..lenyap sudah kisah indah
luka...hanya luka yang terasa
menyayat menyakitkan bathin dan raga

tolong...tolong aku
aku...aku ingin hatimu
hatimu...untukku dekatkan hatiku
berharap sembuhkan luka ini

pinjam...pinjamkan hatimu
sebentar saja, sekejap saja
agar aku bahagia dan rela
kau ada untuk dia...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tentang 25 Mei

25 Mei
setahun yang lalu
Kesedihan itu terjadi
tangis itu tumpah merekah

setahun yang lalu
aku melepasmu
tapi tak benar benar bisa
untukku melepasmu

setahun yang lalu
aku berpikir inilah akhir
tapi hanya akhir dalam maya
nyatanya aku tetap inginkanmu

setahun yang lalu
aku berpikir aku bebas
tapi nyatanya bathinku makin terjerat
rindu yang selalu mengikat mimpi

setahun yang lalu
aku pikir aku rela
nyatanya aku tak pernah bisa
melihatmu bersandar pada yang lain

kini aku berharap pada waktu
waktu, dia lah penyembuhku
dari luka masa lalu
dari matinya rasaku

kini aku tahu
dalam maya aku menenggelamkanmu
dalam lautan kebencian
dan itu setahun yang lalu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

mean median modus


DATA TUNGGAL
UKURAN PEMUSATAN KUMPULAN DATA TUNGGAL

1.   MEAN (RATAAN)

 


modus
Modus dari data x1, x2, x3, ....,xn didefinisikan sbg nilai datum yang paling sering muncul ( nilai datum yang memiliki frekuensi terbesar

Median

Syarat Data harus diurutkan dari terkecil hingga terbesar
 

data ganjil:
Me= X 1/2(n+1)
data genap: 
excel 1.xlsx - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

fungsi teks pada excel

Menggunakan Fungsi Teks Excel
Fungsi pada Excel ini digunakan untuk melakukan pengolahan data yang berupa string ata uteks.
Untuk melihat hasil teks tersebut, berikan formula yang terdapat padata
Formula
Kegunaan
=LEN("Text")
Menjumlah karakter.
=LOWER("Text")
Mengubah huruf besar menjadi kecil.
=UPPER("Text")
Mengubah huruf kecil menjadi besar (kapital)
=LEFT("Text",numb chars)
Mengambil huruf sejumlah n karakter dari kiri.
=RIGHT("text",numb chars)
Mengambil huruf sejumlah n karakter dari kanan.
=MID("text",numbstart,numb chars)
Mengambil huruf dari posisi tertentu.
berikut ini contoh aplikasi penggunaan fungsi text pada excel
 aplikasi fungsi teks pada excel.xlsx - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

video Aplikasi Bimbingan Konseling Dengan Cara Home Visit-6

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

video Aplikasi Bimbingan Konseling Dengan Cara Home Visit-5

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

video Aplikasi Bimbingan Konseling Dengan Cara Home Visit-4

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

video Aplikasi Bimbingan Konseling Dengan Cara Home Visit-3

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

video Aplikasi Bimbingan Konseling Dengan Cara Home Visit-2

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

video Aplikasi Bimbingan Konseling Dengan Cara Home Visit-1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Siapa Diri Kita

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Makalah Hubungan Motivasi dengan Belajar


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam melakukan suatu pekerjaan kita memerlukan suatu dorongan untuk mengerjakannya.  Contohnya seperti seorang tukang becak bermandi peluh menarik penumpang yang gemuk-gemuk Di panas matahari dan di jalan yang menanjak dengan tujuan mendapatkan ongkos untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya.. Seorang mahasiswa tekun dalam mempelajari bukunya hingga larut malam tanpa menghiraukan lelah dan kantuknya demi memperoleh nilai yang baik dalam ujian. Seorang petani mencangkul sawahnya dari pagi sampai petang tanpa berhenti untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan sebagainya. Dari contoh tersebut terlihat jelas bahwa kegiatan- kegiatan yang dilakukan dalam contoh memiliki tujuan, yang berperan sebagai pendorong atau motivasi dalam melakukan kegiatan tersebut.  Demikian juga dalam belajar kita juga membutuhkan motivasi  untuk melaksanakan kegiatan belajar agar kita dapat memperoleh hasil yang efektif.  Ketika kita mempelajari suatu ilmu, kita menyukai ilmu tersebut tentunya tidak menjadi masalah ketika kita belajar tentang ilmu tersebut. Tetapi akan jadi masalah ketika kita terpaksa mempelajari suatu ilmu yang kita rasa kita kurang menyukai ilmu tersebut. Di sekolah seringkali terdapat anak yang  malas, tidak menyenangkan, suka membolos, dan sebagainya. Dalam hal demikian berarti  guru tidak berhasil memberikan motivasi yang tepat untuk mendorong agar ia bekerja dengan segenap tenaga dan pikirannya. Begitu pula ketika banyak anak yang tidak berkembang bakatnya karena tidak adanya  motivasi yang tepat. Jika seseorang mendapatkan motivasi yang tepat, maka lepaslah tenaga yang tak terduga, sehingga tercapai hasil-hasil yang tak terduga. Motivasi adalah syarat mutlak untuk belajar. Jika tidak ada motivasi dalam belajar tentunya kegiatan belajar yang kita lakukan tidak akan mendapatkan hasil yang optimal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran motivasi dalam belajar sangatlah penting. Dalam makalah psikologi pendidikan akan membahas peran motivasi dalam belajar. Pembahasan dalam makalah mencakup pengertian belajar, pengertian motivasi, hubungan motivasi dengan belajar serta bagaimana peranan suatu motivasi dalam belajar.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian belajar itu?
2. Apa pengertian motivasi itu?
3. Bagaimana hubungan antara motivasi dan belajar?
4. Bagaimana peran motivasi dalam belajar?
C. Tujuan 
Adapun tujuan penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui:
1. Pengertian belajar
2. Pengertian motivasi
3. Hubungan antara motivasi dan belajar
4. Peran motivasi dalam belajar
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Belajar dan Motivasi
1. Pengertian Belajar
Pengertian belajar menurut para ahli:
a) Hilgrad dan bower, dalam buku theories of learning mengemukakan. “Belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seorang terhadap sesuatu situasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang-ulang dalam situasi itu, dimana perubahan tingkah laku itu todak dapat dijelaskan atau dasar kecenderungan respon pembawaan, kematangan, atau keadaan-keadaan sesaat seseorang (misalnya kelelahan, pengaruh obat, dan sebagainya)
b) Gagne dalam buku the conditions of learning(1977) menyatakan bahwa “belajar  terjadi apabila suatu situasi stimulus bersama dengan isi ingatan mempengaruhinya siswa sedemikian rupa sehingga perbuatannya (perfomance nya) berubah dari waktu sebelum  ia mengalami situasi itu ke waktu sesudah ia mengalami situasi tadi.
c) Morgan, dalam buku introduction to psychology (1978) mengemukakan: “Belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai hasil dari latihan atau pengalaman.
d) Witherington, dalam buku educational psychology mengemukakan “belajar adalah suatu perubahan didalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru daripada reaksi yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, kepandaian, atau suatu pengertian.
Dari definisi-definisi  yang dikemukakan diatas,  dapat dikemukakan adanya beberapa elemen yang penting  yang mencirikan pengertian tentang belajar, yaitu bahwa:
a) Belajar merupakan suatu perubahan dalam tingkah laku, dimana perubahan itu dapat mengarah kepada tingkah laku yang lebih baik, tetapi juga ada kemungkinan mengarah pada tingkah laku yang lebih buruk.
b) Belajar merupakan suatu perubahan yang terjadi melalui latihan atau pengalaman; dalam arti perubahan yang disebabkan oleh pertumbuhan atau kematangan tidak dianggap sebagai hasil belajar, seperti perubahan –perubahan yang terjadi pada diri seorang bayi.
c) Untuk dapat disebut belajar, maka perubahan itu harus relatif mantap; harus merupakan akhir daripada suatu periode waktu  yang cukup panjang.  Berapa lama periode waktu itu berlangsung sulit ditentukan dengan pasti, tetapi perubahan itu hendaknya merupakan akhir dari suatu periode yang mungkin berlangsung berhari-hari, berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
d) Tingkah laku yang mengalami  perubahan karena belajar menyangkut berbagai aspek kepribadian, baik fisik maupun psikis seperti: perubahan dalam pengertian, pemecahan suatu masalah/berpikir, keterampilan, kecakapan, kebiasaan, ataupun sikap.
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian belajar adalah perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku seorang individu yang disebabkan oleh pengalaman atau latihan yang berulang-ulang.
2. Pengertian Motivasi
Sedangkan pengertian motivasi  menurut para ahli adalah:
a) Wlodkowski (1985) menjelaskan motivasi sebagai suatu kondisi yang menyebabkan atau menimbulkan perilaku tertentu, dan yang memberi arah dan ketahanan (persistence) pada tingkah laku tersebut. Pengertian ini jelas bernafaskan behaviorisme.
b) Mitchell, motivasi mewakili proses- proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela yang diarahkan ke tujuan tertentu.
c) Morgan, mengemukakan bahwa motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek- aspek dari motivasi. Ketiga hal tersebut adalah: keadaan yang mendorong tingkah laku, tingkah laku yang di dorong oleh keadaan tersebut, dan tujuan dari pada tingkah laku tersebut.
d) T. Hani Handoko, mengemukakan bahwa motivasi adalah keadaan pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan.
e) H. Hadari Nawawimendefinisikan motivasi sebagai suatu keadaan yang mendorong atau menjadi sebab seseorang melakukan sesuatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung secara sadar.
f) Soemanto, secara umum mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi- reaksi pencapaian tujuan. Karena kelakuan manusia itu selalu bertujuan, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan tenaga yang memberi kekuatan bagi tingkahlaku mencapai tujuan,telah terjadi di dalam diri seseorang
Menurut kebanyakan definisi , motivasi mengandung tiga hal komponen pokok, yaitu menggerakkan, mengarahkan, dan menopang tingkah laku manusia:
a) Menggerakkan, berarti menimbulkan kekuatan pada individu; memimpin seseorang untuk bertindak dengan cara tertentu. Misalnya kekuatan dalam hal ingatan, respons-respons efektif, dan kecenderungan mendapatkan kesenangan.
b) Motivasi juga mengarahkan atau menyalurkan tingkah laku. Dengan demikian ia menyediakan suatu orientasi tujuan. Tingkah laku terhadap sesuatu.
c) Untuk menjaga dan menopang tingkah laku, lingkungan sekitar harus menguatkan (reinforce) intensitas dan arah dorongan-dorongan dan kekuatan-kekuatan individu.
Dari penjelasan-penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah suatu keadaan yang mendorong untuk melakukan suatu kegiatan dan mengarahkan tingkah laku serta menjaga tingkah laku agar mencapai tujuan yang diinginkan. Motivasi dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
a) Motivasi Intrinsik adalah dorongan untuk melakukan sesuatu yang berasal dari diri individu itu sendiri. 
b) Motivasi Ekstrinsik adalah dorongan untuk melakukan sesuatu karena adanya perangsang dari luar diri individu.
B. Hubungan Motivasi dalam Belajar
Belajar tanpa motivasi bagaikan kendaraan bermotor tanpa bahan bakar, sehingga semewah apapun kendaraan tersebut tidak akan bisa dijalankan tanpa adanya bahan bakar. Selengkap apapun fasilitas yang dimiliki seseorang, meskipun ribuan eksemplar buku yang dia miliki, walaupun ratusan juta rupiah biaya yang dimiliki untuk pendidikan, tidak akan berpengaruh jika motivasi belajar tidak melekat didalam dirinya. Begitupun sebaliknya, seminim dan semiskin apapun seseorang apa bila motivasi belajarnya tinggi maka kekurangan didalam dirinya hanyalah kerikil kecil yang menghalangi langkah. Oleh karena itu apabila motivasi yang bersifat intrinsik (dari dalam diri) tidak dipunyai, maka motivasi ekstrinsik (dari luar diri)  harus segera aktif untuk membangkitkan motivasi intrinsik tersebut. Motivasi ekstrinsik yang paling utama adalah dari orang tua atau keluarga. Hal ini dikarenakan semenjak kecil anak bersosialisasi, menerima pendidikan (pendidikan informal) pertama kalinya adalah didalam keluarga, dan pendidikan yang diperoleh dalam keluarga ini merupakan pendidikan yang terpenting atau utama terhadap perkembangan pribadi anak (Drs. Suwarno). Banyak kita ketahui orang tua yang hanya memberikan uang kepada anaknya untuk kuliah, dilengkapinya fasilitas kendaraan bermotor, Handphone, komputer, dan lain-lain. Memang benar apabila lengkapnya fasilitas akan sangat menunjang seseorang dalam belajar, namun tanpa adanya motivasi baik intrinsic maupun ekstrinsik fasilitias tersebut tidak akan berpengaruh , bahkan bisa saja disalahgunakan. Dari hal ini maka muncullah kenakalan remaja, misalnya kebut-kebutan dijalan, uang SPP untuk beli narkoba, bahkan untuk berzinah. Dengan pembahasan yang panjang lebar tersebut diatas, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan. Belajar sebagai proses interaksi untuk mencapai tujuan akan lebih efektif, bila ditunjang dengan motivasi yang tinggi, baik yang berupa intrinsik maupun ekstrinsik. Dan orang tua adalah hal yang signifikan dalam membangkitkan motivasi seseorang. Dengan begitu belajar berhubungan erat dengan motivasi. Jika tidak ada motivasi dalam belajar atau kurang motivasi dalam belajar maka hasil belajar yang akan dicapai tidak optimal.
C. Peranan Motivasi dalam Belajar
a) Peran Motivasi dalam Menentukan Penguatan Belajar
Motivasi dapat berperan dalam penguatan belajar apabila seorang anak yang belajar dihadapkan pada suatu masalah yan memerlukan pemecahan, dan hanya dapat dipecahkan berkat bantuan hal-hal yang pernah dilaluinya. sebagai contoh: seorang anak akan memecahkan materi matematika dengan bantuan tabel logaritma.Tanpa bantuan tabel tersebut anak itu tidak dapat menyelesaikan tugas matematika. Dalam kaitan itu, anak berusaha mencari buku tabel matematika. Upaya untuk mencari tabel matematika merupakan peran motivasi yang dapat menimbulkan penguatan belajar.
Peristiwa di atas dapat dipahami bahwa sesuatu dapat menjadi penguat belajar untuk seseorang, apabila dia sedang benar-benar mempunyai motivasi untuk belajar sesuatu. Dengan kata lain, motivasi dapat menentukan hal-hal apa di lingkungan anak yang dapat memperkuat perbuatan belajar. Untuk seorang guru perlu memahami suasana itu, agar dia dapat membantu siswanya dalam memilih faktor-faktor atau keadaan yang ada dalam lingkungan siswa sebagai bahan penguat belajar. Hal itu tidak cukup dengan memberitahukan sumber-sumber yang harus dipelajari, melainkan yang lebih penting adalah mengaitkan isi pelajaran dengan perangkat apa pun yang berada paling dekat dengan siswa dilingkungannya.
b) Peran Motivasi dalam Memperjelas Tujuan Belajar
Peran motivasi dalam memperjelas tujuan belajar erat kaitannya dengan kemaknaan belajar. Anak akan tertarik untuk belajar sesuatu, jika yang dipelajari itu sedikitnya sudah dapat diketahui atau dinikmati manfaatnya bagi anak. Sebagai contoh: anak akan termotivasi belajar elektronika karena tujuan belajar elektronika itu dapat melahirkan kemampuan anak dalam bidang elektronika. Dalam suatu kesempatan misalnya, anak tersebut diminta membetulkan radio yang rusak, dan berkat pengalamannya dari bidang elektronika, maka radio tersebut menjadi baik setelah diperbaikinya. dari pengalaman itu, anak makin hari makin termotivasi belajar, karena sedikit anak sudah mengetahui makna dar belajar itu.
c) Motivasi Menentukan Ketekunan Belajar
Seorang anak yang telah termotivasi untuk belajar sesuatu, akan berusaha mempelajarinya dengan baik dan tekun, dengan harapan memperoleh hasil yang baik. Dalam hal ini tampak bahwa motivasi untuk belajar menyebabkan seseorang tekun belajar. 
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Belajar adalah perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku seorang individu yang disebabkan oleh pengalaman atau latihan yang berulang-ulang. Sedangkan motivasi adalah suatu keadaan yang mendorong untuk melakukan suatu kegiatan dan mengarahkan tingkah laku serta menjaga tingkah laku agar mencapai tujuan yang diinginkan. Belajar berhubungan erat dengan motivasi. Jika tidak ada motivasi dalam belajar maka hasil belajar yang diperoleh tentunya tidak optimal. Jadi peran motivasi dalam belajar tentulah sangat penting, berikut ini peran motivasi dalam belajar
a) Peran Motivasi dalam Menentukan Penguatan Belajar. Motivasi dapat berperan dalam penguatan belajar apabila seorang anak yang belajar dihadapkan pada suatu masalah yan memerlukan pemecahan, dan hanya dapat dipecahkan berkat bantuan hal-hal yang pernah dilaluinya. 
b) Peran Motivasi dalam Memperjelas Tujuan Belajar. Peran motivasi dalam memperjelas tujuan belajar erat kaitannya dengan kemaknaan belajar. Anak akan tertarik untuk belajar sesuatu, jika yang dipelajari itu sedikitnya sudah dapat diketahui atau dinikmati manfaatnya bagi anak. 
c) Motivasi Menentukan Ketekunan Belajar. Seorang anak yang telah termotivasi untuk belajar sesuatu, akan berusaha mempelajarinya dengan baik dan tekun, dengan harapan memperoleh hasil yang baik. Dalam hal ini tampak bahwa motivasi untuk belajar menyebabkan seseorang tekun belajar. 
B. SARAN
Sebaiknya kita sebagai guru ataupun sebagai konselor memahami peran motivasi dalam belajar. Agar kita lebih bisa memberikan motivasi terhadap peserta didik. Sehingga peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar dengan hasil yang optimal.
DAFTAR RUJUKAN
· Andhakp.2009.Motivasi.(Online),(http://atpsikologi.blogspot.com/2009/10/pengertian-motivasi-menurut-para-ahli.htmldiakses pada tanggal 27 November 2011
· Purwanto,Ngalim.2010.Psikologi Pendidikan.Bandung.PT Remaja Rosdakarya
· Wibowo Pramuji.2007.Pengaruh Motivasi Terhadap Efektivitas  Belajar.(Online), (http://pramujiwibowo.wordpress.com/2007/03/13/pengaruh-motivasi-terhadap/), diakses pada tanggal 27 November 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS